Rabu, 30 Desember 2015

RAPBD Lampung Tengah diusulkan Rp2,5 T tahun 2016

Pj Bupati Lampung Tengah, Edarwan (ist)


Bandarjaya, Lampung Tengah, (Antara Lampung) - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPBD) Kabupaten Lampung Tengah disulkan naik di tahun 2016, dan total mencapai Rp2,34 triliun.
    
"Secara keseluruhan pendapatan di tahun anggaran 2016 mengalami peningkatan, sebagai konsekuensi dari kebijakan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur untuk memperkuat fondasi pembangunan berkualitas," kata Pj Bupati Lampung Tengah, Edarwan, di Lampung Tengah.
    
Dia mengatakan, jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 14,27 persen dibandingkan dengan target APBD 2015 sebesar Rp2,1 triliun.
selengkapnya di bawah ini..........
http://ri.search.yahoo.com/_ylt=A2oKmJLpBYNW604A65bLQwx.;_ylu=X3oDMTBybjhmNXEwBGNvbG8Dc2czBHBvcwM1BHZ0aWQDBHNlYwNzcg--/RV=2/RE=1451456106/RO=10/RU=http%3a%2f%2flampung.antaranews.com%2fberita%2f286419%2frapbd-lampung-tengah-diusulkan-rp25-t-tahun-2016/RK=0/RS=4LZkdYjWZX7E1oW5vC5OaQwUj34-

APBD 2016 Provinsi Lampung Disahkan



DPRD Lampung akhirnya menyepakati Peraturan APBD tahun anggaran 2016.Dalam sidang paripurna persetujuan Apbd 2016 di gedung DPRD dihadiri lengkap unsur pimpinan dewan, Dedy Aprizal, Toto Herwantoko, Patimura, Johan Sulaiman.Sementara dari Pemprov Lampung gubernur lampung, Ridho Ficardo diwakili Sekprov lampung Arinal Djunaidi dan beberapa kepala satuan kerja dilingkung pemprov lampung.

Sekprov Lampung,Arinal Djunaidi yang mewakili Gubernur Lampung mengatakan bahwa struktur APBD 2016 terdiri dari pendapatan daerah 5 Trilliun yang dibagi kedalam belanja tidak langsung 3 Trilliun dan belanja langsung 2 Trilliun.

"Dengan pembahasan melalui komisi-komisi didapat angka Apbd 2016 yang sangat berpihak kepada masyarakat. Terimakasih kepada para anggota dewan yang telah bekerja keras melakukan pembahasan R-APBD 2016,semoga dapat memberikan manfaat yang banyak untuk masyarakat," ujarnya.(TN)


http://www.lampungprov.go.id/foto_berita/201511/27/62RAPERDA-APBD-Provinsi-Lampung-Tahun-Anggaran-2016.jpg

BNI Syariah Bukukan Laba Rp196,26 M hingga November

gambar SINDO

DEPOK - PT BNI Syariah hingga akhir November 2015 berhasil membukukan profitabilitas (laba) sebesar Rp196,26 miliar atau tumbuh 20,22% dibanding periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp163,25 miliar.

Direktur Resiko dan Kepatuhan BNI Syariah Acep R Jayaprawira menyatakan, faktor pendorong meningkatnya laba yaitu dipacu oleh pembiayaan perseroan. Hingga akhir November 2015, BNI Syariah mencatat pembiayaan sebesar Rp17,24 triliun atau tumbuh 14,61% dibandingkan akhir Desember 2014 yang mencapai Rp15,04 triliun.

"Faktor pendorong lainnya adalah tumbuhnya penghimpunan dana masyarakat sebesar 17,33% dari semula Rp16,25 triliun menjadi Rp19,06 triliun dengan rasio Tabungan dan Giro (CASA) sebesar 45,35%," kata Acep saat menghadiri relokasi kantor baru BNI Syariah di Depok, Jawa Barat, Selasa (29/12/2015).


selengkapnya klik di bawah ini..
http://ekbis.sindonews.com/read/1073097/178/bni-syariah-bukukan-laba-rp196-26-m-hingga-november-1451386479

realisasi naik 10,7 persen dibanding realisasi kebutuhan

gambar milik kompas : siswono toyudho

TEMPO.COJakarta - Bank Indonesia memperkirakan kebutuhan uang yang ditarik perbankan pada Desember 2015, termasuk menjelang Natal dan pergantian tahun, sebesar Rp 80,7 triliun, dengan porsi 27 persen di antaranya akan ditarik untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

"Jumlah itu naik 10,7 persen dibanding realisasi kebutuhan pada Desember tahun lalu sebesar Rp 72,9 triliun," kata Kepala Grup Operasional Pengelolaan Uang BI Luctor E. Tapiheri di Jakarta, Selasa, 22 Desember 2015.

selanjutnya klik di bawah ini......
http://bisnis.tempo.co/read/news/2015/12/23/087730105/uang-yang-beredar-saat-natal-dan-tahun-baru-sekitar-rp-80-7-triliunmakanan ringan






Selasa, 29 Desember 2015

revolusi ekonomi laut

gambar milik kompas
menteri perikanan ibu susi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku banyak hal yang sudah dilakukannya sejak dilantik. Berbagai kebijakan pun sudah dilahirkan. 

Kebijakan-kebijakan tersebut diklaim telah memberikan banyak perubahan positif bagi industri perikanan nasional. Hal  ini ditunjukan dengan peningkatan nilai tukar nelayan dari tahun 2014 menjadi 106 dari 104, yang artinya tingkat kesejahteraan nelayan di Indonesia menjadi lebih baik


selanjutnya klik di bawah ini.......
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/12/12/074912526/Susi.Kesejahteraan.Nelayan.Indonesia.Makin.Baik?utm_source=RD&utm_medium=box&utm_campaign=Kaitrdxiaomi




ikan tuna indonesia mendunia

Ikan Tuna Sirip Kuning hasil tangkapan nelayan yang berada di mobil milik salah satu perusahaan cold storage, Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (4/12/2015)


JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memaparkan kinerja Kementerian sepanjang 2015. Berbagai capaian positif pun diraih misalnya produksi perikanan yang meningkat dan neraca perdagangan hasil perikanan naik. 

Ada satu capaian yang menonjol. Peningkatan ekspor tuna Indonesia ke Amerika Serikat (AS) ternyata memukul ekspor tuna Thailand dan Filipina yang selama ini mendominasi pasaran.

"Ekspor kita meningkat sementara mereka justru turun," ujar Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan R. Nilanto Perbowo di Kantor KKP, Jakarta, Selasa (28/12/2015).

Menurut dia, ekspor tuna Indonesia ke AS pada periode Januari-Agustus 2015 meningkat 7,73 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan, ekspor tuna Thailand ke AS periode Januari-Septemper 2015 justru anjlok 17,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.




selanjutnya klik di bawah ini
axiaomi




Jauh dari Target, Realisasi KUR Baru Terserap Rp5 T




JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) AAG Puspayoga mengungkapkan, hingga 30 September tahun ini realisasi penyerapan kredit usaha rakyat (KUR) baru terserap Rp5 triliun dari target pemerintah sebesar Rp30 triliun. 

selanjutnya klik di bawah ini
http://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2015/10/07/34/1051068/jauh-dari-target-relisasi-kur-baru-terserap-rp5-t-AJB.jpg
http://ekbis.sindonews.com/read/1051068/34/jauh-dari-target-realisasi-kur-baru-terserap-rp5-t-1444199224

KUR 9% mulai 1 Januari 2016




JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, penetapan kredit usaha rakyat (KUR) dengan tingkat bunga 9% akan berlaku mulai 1 Januari 2016. KUR ini akan disalurkan untuk kelompuk usaha ritel dan mikro.

‎Penyalurannya melalui beberapa bank yang telah memenuhi standar penyaluran KUR yang telah ditetapkan pemerintah, beberapa di antaranya bank BUMN.

"KUR 9% mulai 1 Januari 2016. Setiap bank ya tergantung kemampuan, kayak BRI ya paling besar untuk mikro, kalau ritel Mandiri sama BRI bisa lebih besar, gitu saja perbedaaannya," kata Bambang di Jakarta, Senin (28/12/2015).











selanjutnya klik di bawah ini
http://ekbis.sindonews.com/read/1072740/178/bunga-kur-9-berlaku-1-januari-2016-1451288481

BBM terancam tertunda turun

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengungkapkan, waktu penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar yang semula akan diberlakukan 5 Januari 2016 terancam mundur. (Baca: Harga Premium Resmi Turun Jadi Rp7.150/Liter, Solar Rp5.950).

Hal tersebut mengingat skema dan mekanisme dana ketahanan energi yang hingga kini masih belum jelas. Pengunduran waktu penurunan harga BBM bisa diberlakukan jika dianggap lebih baik menunggu untuk menyelaraskan seluruh aturan terkait dana ketahanan energi. 

Saat ini, pihaknya tengah menggodok aturan baru sebagai pelengkap Undang-Undang (UU) Nomor 30 tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 tahun 2014 untuk memungut dana ketahanan energi. (Baca: Yusril: Pungutan Dana Ketahanan Energi Langgar Aturan).

"5 Januari bisa kita undur (penurunan harga BBM). Kan harga minyak itu katanya enggak boleh diserahkan ke pasar semata-mata. Kalau dianggap lebih baik diundur untuk menyelaraskan semua, ya bisa saja. Tapi kalau aturannya sudah siap ya nanti kita jalankan," katanya di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (29/12/2015). 

Menurutnya, penurunan harga premium dan solar pada awalnya seharusnya diberlakukan mulai 1 Januari 2016. Namun, karena PT Pertamina (Persero) sedang migrasi sistem serta menunggu stok BBM yang lama habis, maka diputuskan baru akan berlaku 5 Januari 2016. (Baca: Sudirman Said Klaim Sudah Komunikasi dengan DPR).

"Kan kemarin harusnya 1 Januari juga, tapi karena Pertamina sedang migrasi sistem, sambil menunggu stok lama habis, tadi saya ingin menggarisbawahi, kalau kita orientasinya itu resolusi tidak ada yang sulit. Dan jangan dipersulit. Kalau nyarinya kesulitan ya ketemu saja. Jadi mari kita cari solusi dan semua bisa dicari jalannya‎," jelas dia. 

Sementara, terkait dana ketahanan energi, pemerintah akan membahas hal tersebut pada level Kementerian Koordinator bidang Perekonomian besok. Pada dasarnya, ide pemungutan dana ketahanan energi bisa berasal dari beberapa sumber selain dari penjualan harga BBM.

"Sebetulnya sumbernya macam macam bisa dari APBN. Kalau ide ini disepakati Komisi VII, kemudian dibawa ke Banggar selesai juga itu bisa dialokasikan secara khusus," terang Sudirman. (Baca: Harga Baru BBM Dipotong demi Jalankan Dana Ketahanan Energi).


Selain itu, sambung mantan Bos Pindad ini, dana tersebut juga bisa berasal dari penghilangan subsidi tetap untuk solar yang saat ini sebesar Rp1.000 per liter, atau bahkan melalui pungutan kepada badan usaha khusus yang memang bisa diatur.

"‎Sumber bisa macam-macam. Ini adalah suatu proses menggelindingkan konsep yang sudah lama dibicarakan, tapi belum terlaksana. Jadi saya kira besok kita sudah siapkan presentasi proposal dan sebagainya. Setelah dibahas dengan Menko, Menkeu, Bappenas, kita akan coba jelaskan ke masyarakat,‎" tandasnya.
http://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2015/12/29/34/1073117/waktu-penurunan-harga-bbm-terancam-mundur-2v4.jpg

http://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2015/12/29/34/1073117/waktu-penurunan-harga-bbm-terancam-mundur-2v4.jpg




Senin, 28 Desember 2015

cara unik memasak daging puyuh malond

Pertama Kali dalam Sejarah Indonesia, Penerimaan Pajak Tembus Rp 1.000 Triliun 27/12/2015

kompas ekonomi

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/12/28/090900326/Pertama.Kali.dalam.Sejarah.Indonesia.Penerimaan.Pajak.Tembus.Rp.1.000.Triliun



Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonego menjelaskan realisasi penerimaan pajak per 25 Desember 2015 berhasil menembus Rp 1.000 triliun untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia atau di atas realisasi penerimaan pajak 2014 setahun penuh.

"Penerimaan pajak ini pertama kali bagi Indonesia mampu tembus Rp 1.000 triliun," jelas Bambang PS Brodjonegoro di Jakarta, Minggu (27/12/2015).

rupiah tak terbendung hari ini 27/12/2015

JAKARTA - Laju rupiah pada hari ini diperkirakan dapat bergerak naik kembali dengan asumsi tidak terjadi aksi jual dengan masih melemahnya laju dolar Amerika Serikat (USD).

"Seharusnya dapat menjadi sentimen positif pada rupiah untuk bergerak naik," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Senin (28/12/2015).
http://ekbis.sindonews.com/read/1072629/32/laju-rupiah-diramal-tak-terbendung-1451264249

berita ekonomi lampung